Coretan deedu

Pages

  • Home

Kalender

About Me

My Photo
yydeedu
Seorang yang supel, periang, cerewet, moody, but slalu dijadikan tempat tuk berbagi cerita dengan teman-temannya, menyukai segala sesuatu yang piNk & purple....
View my complete profile

Followers

Label

y2_deedu (1)

Blog Archive

  • ▼  2015 (1)
    • ▼  February (1)
      • JJM ~ Jalan-Jalan di Manado
  • ►  2013 (2)
    • ►  April (2)
  • ►  2012 (1)
    • ►  June (1)
  • ►  2011 (5)
    • ►  August (3)
    • ►  April (1)
    • ►  March (1)
February 12, 2015

JJM ~ Jalan-Jalan di Manado

Saat pusing mikirin anggaran disela-sela ngoreksi RKA_KL diberi waktu tuk refresh otak dari angka-angka yang nolnya banyak bangettt :-) akhirnya milih jalan2 ke Bunaken (kapan lagi neh! mumpung ada waktu hehehee) tapi sayang ngga sempat snorkling (kondisi lagi ngga fit) tapi puas dengan pemandangan laut yang sangat indah...(dibanding di Jakarta penuh dengan gedung-gedung tinggi), berikut hasil jepretan-jepretan di bunaken (narzisme hehehe)

sebelum naik perahu foto2 duluuu....
wif nita (menuju bunaken)


tiba di bunaken.......*horreeee horreeeee*















readmore »»  
Posted by yydeedu at 7:29 PM 1 comments
Email This BlogThis! Share to X Share to Facebook
April 23, 2013
In: y2_deedu

Kuliner Khas Makassar

Jalan-jalan ke kota Makassar belum lengkap rasanya kalo tidak menyempatkan diri mencicipi aneka makanan khas makassar. Berikut ini beberapa aneka makanan khas makassar yang harus bahkan wajib dicicipi kalo lagi jalan-jalan ke makassar.

COTO MAKASSAR
 
Makanan tradisional khas Makassar yang berupa sop berkuah dengan bahan-bahan dasar yang terdiri dari usus, hati, otak, daging sapi atau kuda, kuahnya yang kental berwarna coklat dibuat dari bumbu sereh, laos, ketumbar, jintan, bawang merah, bawang putih, garam yang sudah dihaluskan, daun salam, jeruk nipis, dan kacang. Coto dihidangkan dalam mangkuk kecil ditaburi dengan daun seledri dan bawang goreng serta disantap bersama ketupat/burasa. Coto makassar akan lebih nikmat dengan tambahan sedikit kecap, sambal dan perasan jeruk nipis. Dengan harga yang tidak mahal, menu favorit khas makassar ini bisa dinikmati dengan puas. Nikmati makanan ini di sekitar Jalan Gagak Makasssar. So if you come to makassar, these are the foods you must try, don't miss it..!!


SOP KONRO

Sop konro adalah masakan khas daerah yang berasal dari tradisi Bugis dan Makassar disajikan berupa sop berkuah maupun dibakar dengan bahan-bahan dasar seperti iga sapi atau daging sapi. Daging sapi dimasak/dibakar dengan bumbu seperti kayu manis, air asam jawa dan berbagai bahan lainnya. Kemudian tumisan campuran beberapa bumbu masak seperti merica, pala, kacang merah dan bahan lainnya, dituangkan kedalam rebusan iga sapi. Warna gelap sop konro berasal dari buah kluwak yang memang berwarna hitam. Konro aslinya dimasak berkuah dalam bentuk sup yang kaya dengan rempah-rempah, akan tetapi kini terdapat variasi bakar yang disebut "Konro bakar" yaitu iga sapi bakar dengan bumbu khas konro. Sop Konro pada umumnya disajikan/dimakan bersama nasi putih dan sambal. Nikmati makanan ini disekitar Karebosi dan Jalan Ratulangi Makassar, So Do'nt miss it...!!!


SOP SAUDARA

Sop saudara adalah makanan tradisional khas Kabupaten Pangkep Sulawesi Selatan dapat dijumpai di Makassar. Sop saudara dibuat dari daging sapi, bihun dan kentang goreng yang biasanya dibentuk bola-bola kecil, dan paru sapi yang digoreng, biasanya disajikan bersama dengan nasi putih atau ketupat, ikan bakar, dan telur rebus sebagai tambahan lauknya. Tambahan sebagai pelengkap menu adalah sambal kacang dan irisan Timun. Makanan ini bisa dinikmati disekitar jalan DR. Wahidin Sudirohusodo Makassar. You must try these foods.


PALLU MARA

Bagi yang tidak suka daging sapi tenang aja, Makassar juga punya makanan khas yaitu pallu mara. Sup kepala ikan ini dalam bahasa makassarnya adalah pallu mara. Makanan khas Makassar ini lebih mirip dengan pindang bandeng. Ikan yang digunakan biasanya adalah ikan bandeng atau di Makassar dikenal dengan nama ikan bolu. Rasa kuahnya menambah cita rasa ikan bandeng ini. Memerkan cabai dalam resep ini untuk mendapatkan rasa yang lebih mantap. Pallu mara biasanya di sajikan dengan nasi putih. Hmmmm....mantaapppps...!!!!


ES PISANG HIJAU

Es pisang hijau adalah hidangan khas dari makassar, namun demikian hidangan ini cukup populer dan banyak ditemui dibanyak daerah di Indonesia. Es pisang hijau ini terbuat dari pisang raja, dibungkus dengan tepung terigu yang sudah diberi santan dan air daun pandan sebagai pewarna dan pengharum sehingga berwarna hijau, disajikan dengan saus yang diberi es serut dan sirop DHT (sirop khas makassar). Cocok dinikmati saat udara panas. Kata hijau itu bukan karena terbuat dari pisang hijau tetapi dari tepung pembungkusnya yang berwarna hijau dari daun pandan. Pokoke Maknyuuusssss...nyusss...nyuss....!!!!



PISANG EPE

Makanan khas makassar yang terbuat dari pisang kepok yang mengkal, dibakar dan dipipihkan. Pisang Epe' disajikan dengan kuah air gula merah yang biasanya telah dicampur dengan durian atau nangka yang aromanya dapat membangkitkan selera. Bisa juga ditambahkan dengan parutan keju biar rasanya lebih mantap.



ES PALLU BUTUNG

Es pallu butung merupakan makanan penutup yang sangat populer di Makassar. Es pallu butung terbuat dari pisang yang sudah dipotong-potong, dimasak dengan santan yang diberi tepung terigu, gula pasir, vanili, serta sedikit garam dan disajikan dengan es serut dan sirop merah DHT (sirop khas Makassar). Sangat cocok dinikmati di siang hari. Rasanya top markotoppp...!!!!


JALANGKOTE 

Jalangkote merupakan gorengan gurih khas Makassar. Hampir mirip dengan pastel atau panada dari Manado. Bedanya jalangkote rasanya lebih garing digigitan. Jalangkote terbuat dari tepung terigu, telur ayam, santan, garam dengan isinya yang macam-macam sayuran, kentang, daging, telor rebus, mie/bihun. Sangat cocok disantap dengan saus cuka pedes. Kombinasi antara rasa kulit yang renyah, gurih dengan rasa saus cuka pedes membuat ketagihan bagi penikmatnya. Maknyuuuussssssssss....!!!!.


BARONGKO 

Barongko adalah makanan penutup khas daerah Bugis-Makassar berupa kue pisang yang sangat lembut. Barongko dibuat dari daging buah pisang sebagai bahan utama yang dihaluskan bersama bahan lain seperti  telur, gula, garam dan susu bubuk, lalu dibungkus dengan memakai daun pisang berbentuk bungkusan pecal kemudian  dikukus. Biasanya disajikan pada moment-moment tertentu, seperti acara perkawinan, ulang tahun, dan lain-lain. Untuk menambah cita rasa dan selera, bahan dasar Barongko biasanya ditambah dengan irisan buah nangka atau kelapa muda. Mantaapppp dech...!!!!
readmore »»  
Posted by yydeedu at 1:52 AM 1 comments
Email This BlogThis! Share to X Share to Facebook
April 22, 2013

Natural

Ku suka kamu apa adanya
Senatural mungkin aku lebih suka
Ku suka kamu begini saja
Bukan karena ada apa-apanya dari yang kau punya
*courtesy of LirikLaguIndonesia.Net
Aku hidup di dunia
Ingin tenang baik-baik saja
Bersamamu aku bisa melewati itu

Bukan aku yang mencarimu
Bukan kamu yang mencari aku
Cinta yang mempertemukan
Dua hati yang berbeda ini

Ku suka kamu apa adanya
Senatural mungkin aku lebih suka
Ku suka kamu begini saja
Bukan karena ada apa-apanya dari yang kau punya

Aku hidup di dunia
Ingin tenang baik-baik saja
Bersamamu aku bisa melewati itu, melewati itu

Bukan aku yang mencarimu
Bukan kamu yang mencari aku
Cinta yang mempertemukan
Dua hati yang berbeda ini



*Natural by D'Masiv*


....This song special for my lovely husband....
I love you honey.... :*
readmore »»  
Posted by yydeedu at 1:32 AM 0 comments
Email This BlogThis! Share to X Share to Facebook
June 12, 2012

A Thousands Years by Christina Perri














Heart beats fast
Colors and promises
How to be brave
How can I love when I'm afraid to fall
But watching you stand alone
All of my doubt suddenly goes away somehow
One step closer

I have died everyday waiting for you
Darling don't be afraid I have loved you
For a thousand years
I'll love you for a thousand more

Time stands still
Beauty in all she is
I will be brave
I will not let anything take away
What's standing in front of me
Every breath
Every hour has come to this
One step closer



I have died everyday waiting for you
Darling don't be afraid I have loved you
For a thousand years
I'll love you for a thousand more

And all along I believed I would find you
Time has brought your heart to me
I have loved you for a thousand years
I'll love you for a thousand more

One step closer
One step closer

I have died everyday waiting for you
Darling don't be afraid I have loved you
For a thousand years
I'll love you for a thousand more

And all along I believed I would find you
Time has brought your heart to me
I have loved you for a thousand years
I'll love you for a thousand more

readmore »»  
Posted by yydeedu at 9:25 AM 0 comments
Email This BlogThis! Share to X Share to Facebook
August 25, 2011

Produksi Bioethanol dari Sirup Glukosa Ubi Jalar (Ipomoea batatas L) Secara Fed Batch dengan Menggunakan Saccharomyces cerevisiae


Bioethanol Production from Sweet Potatoes Syrup (Ipomoea batatas L) by Fed Batch Fermentation using Saccharomyces cerevisiae

oleh Nurhidayah Didu, Khaswar Syamsu, Nur Richana

Ketersediaan pasokan energi khususnya bahan bakar fosil merupakan salah satu permasalahan yang dihadapi oleh Indonesia. Cadangan minyak bumi Indonesia semakin menipis sedangkan jumlah kebutuhan bahan bakar semakin meningkat dan diperkirakan akan habis 23 tahun ke depan jika tidak ditemukan sumber energi baru. Indonesia merupakan salah satu negara pengimpor bahan bakar minyak.  Kebutuhan bahan bakar minyak di Indonesia mencapai 215 juta liter per hari sedangkan produksi dalam negeri 178 juta liter per hari dan kekurangannya 40 juta liter per hari harus diimpor. Pengembangan bioenergi merupakan salah satu alternatif untuk meningkatkan pasokan energi.  Indonesia memiliki kondisi iklim dengan curah hujan yang cukup, sinar matahari sepanjang tahun, ketersediaan lahan yang luas, keanekaragaman hayati, sumber daya manusia, sumber daya alam sehingga potensial untuk pengembangan bioenergi.  Salah satu sumber bahan baku bioenergi adalah ubi jalar sebagai sumber bahan baku bioetanol untuk subtitusi bensin. Ubi jalar memiliki umur panen yang relatif singkat yaitu antara 3-3.5 bulan dengan produktivitas mencapai 40 ton/ha.  Beberapa penelitian telah dilakukan tentang pembuatan bioetanol dari ubi jalar dengan kadar etanol yang dihasilkan sebesar 9-21%.
Melalui penelitian ini dilakukan  pembuatan bioetanol dari sirup glukosa ubi jalar dengan mengkaji potensi bahan baku ubi jalar dalam pembuatan sirup glukosa sebagai bahan baku pembuatan bioetanol serta melalukan rekayasa bioproses pada sistem fed batch dengan perubahan sistem pertumbuhan Saccharomces cerevisiae dari kondisi aerobik menjadi anaerobik serta variasi konsentrasi substrat yang diumpankan pada sistem fed batch terekayasa. Sehingga melalui penelitian ini diharapkan dapat menghasilkan rendemen bioetanol yang lebih tinggi dengan kandungan gula sisa yang rendah.
Penelitian ini bertujuan untuk memproduksi bioetanol dari sirup glukosa dengan menggunakan S. cerevisiae pada produktivitas dan efisiensi yang tinggi, menentukan bentuk bahan baku yang terbaik pada pembuatan sirup glukosa ubi jalar dan menentukan konsentrasi substrat yang terbaik pada sistem fed batch terekayasa  yang menghasilkan bioetanol pada tingkat rendemen yang lebih tinggi dengan kadar gula sisa yang lebih rendah.
Tahap penelitian dimulai dengan pembuatan pati ubi jalar dengan cara ekstraksi basah. Pembuatan pati ubi jalar dimaksudkan untuk mengetahui rendemen pati dari ubi jalar varietas Sukuh yang digunakan sebagai bahan baku dalam pembuatan pati ubi jalar. Rendemen pati ubi jalar yang dihasilkan adalah sebesar 23.97 ± 0.33 %. 
Tahap selanjutnya adalah pembuatan sirup glukosa dari beberapa bentuk bahan baku dari ubi jalar.  Pembuatan sirup glukosa dibuat dari umbi parut ubi jalar, pati basah ubi jalar, pati kering ubi jalar dan tepung ubi jalar. Variasi bentuk bahan baku yang dilakukan pada pembuatan sirup glukosa dimaksudkan untuk menentukan bentuk bahan baku yang terbaik digunakan dalam pembuatan sirup glukosa dari ubi jalar dengan melihat efisiensi korversi ubi jalar menjadi sirup glukosa. Efisiensi tertinggi pada konversi ubi jalar menjadi sirup glukosa diperoleh pada perlakuan ketiga yaitu pati kering ubi jalar dikonversi menjadi sirup glukosa dengan nilai efisiensi sebesar 63.207±0.202% dan terendah pada perlakuan umbi parut ubi jalar dikonversi menjadi sirup glukoa dengan nilai efisiensi 22.434±0.268%. Nilai efisiensi ini menunjukkan bahwa enzim alfa amylase dan enzim amiloglukosidase efisien dalam menghidrolisis pati kering menjadi sirup glukosa.
Pada kultivasi fed batch terekayasa dilakukan variasi konsentrasi substrat yang diumpankan dengan penghentian aerasi pada kondisi biomassa maksimal yaitu pada jam ke-18. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kadar etanol dan efisiensi yang dihasilkan pada sistem fed batch terekayasa dengan perlakuan stop aerasi pada konsentrasi substrat 20% lebih tinggi yaitu masing-masing sebesar 10.858±0.003% (v/v) dan 97.49% dibandingkan dengan kadar etanol dan efisiensi pada sistem fed batch dengan perlakuan aerasi pada konsentrasi yang sama yaitu masing-masing sebesar 7.145±0.057% (v/v) dan 95.93%. Hal ini menunjukkan bahwa dengan perubahan kondisi kultivasi dari aerobik ke anaerobik, substrat yang ditambahkan pada saat kondisi biomassa maksimum dimanfaatkan oleh S. cerevisiae untuk memproduksi etanol. Hal ini juga menunjukkan bahwa perlakuan dengan fed batch terekayasa dalam hal ini penghentian aerasi dapat menghasilkan kadar etanol lebih tinggi dibandingkan dengan fed batch tanpa rekayasa yaitu dengan aerasi.
Pada kultivasi fed batch terekayasa dengan perlakuan stop aerasi, kadar etanol tertinggi diperoleh pada konsentrasi substrat 20% yaitu sebesar 10.858±0.003% (v/v) dan terendah pada konsentrasi substrat 4% yaitu 5.194±0.195% (v/v). Hal ini menunjukkan bahwa glukosa sebagai substrat fermentasi pada konsentrasi 20% digunakan oleh S.cerevisiae untuk memproduksi etanol sebanyak-banyaknya.
Berdasarkan hasil perhitungan pada parameter kinetika fermentasi, menunjukkan bahwa pada perlakuan konsentrasi substrat 20% (stop aerasi) memiliki nilai peningkatan Yp/s, Yp/x, P, dan S0-S/S0 paling tinggi (3.9502 kali, 20.6807 kali, 3.2883 kali, 1.5144 kali) dibandingkan pada perlakuan konsentrasi substrat 20% (aerasi). Sedangkan nilai peningkatan Yx/s nya lebih kecil (0.1894) dibandingkan dengan perlakuan konsentrasi substrat 20% (aerasi). Hasil yang diperoleh pada penelitian ini menunjukkan bahwa fermentasi dengan sistem fed batch terekayasa stop aerasi dapat meningkatkan konsentrasi etanol yang dihasilkan. Hal ini juga menunjukkan bahwa rekayasa bioproses dengan fermentasi secara fed batch terekayasa stop aerasi dapat meningkatkan produk sebesar 1.422 kali.
Pada sistem fed batch terekayasa, konsentrasi substrat 20% (stop aerasi) menunjukkan nilai peningkatan Yp/s Yp/x, P, dan S0-S/S0 paling tinggi dan Yx/s paling rendah (0.1894 kali) dibandingkan dengan perlakuan lainnya.  Hal ini menunjukkan bahwa pada konsentrasi substrat 20% (stop aerasi), substrat yang ditambahkan hanya sedikit digunakan dalam pembentukan sel, namun dengan biomassa yang sedikit tersebut mampu untuk membuat etanol dalam konsentrasi yang tinggi, hal ini dapat dilihat dengan nilai peningkatan Yp/x dan P yang paling tinggi dibandingkan dengan keempat perlakuan lainnya.
 Secara keseluruhan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa  bentuk bahan baku yang terbaik untuk pembuatan sirup glukosa ubi jalar adalah pati kering ubi jalar. Sedangkan konsentrasi substrat yang terbaik pada sistem fed batch terekayasa yang menghasilkan bioetanol pada tingkat rendemen yang lebih tinggi dengan kadar gula sisa yang lebih rendah adalah konsentrasi substrat 20% (stop aerasi).
readmore »»  
Posted by yydeedu at 12:04 AM 0 comments
Email This BlogThis! Share to X Share to Facebook
Newer Posts Older Posts
Subscribe to: Posts (Atom)
Copyright © 2012 Coretan deedu |